Monday, October 26, 2015

Seting Ukuran Satuan Sketchup

Seting Ukuran Satuan Sketchup

by Abdul Kholik

Oke selamat datang kembali di mollucasdesign.
kali ini saya akan membagikan tips dalam menyeting satuan ukuran dalam sketchup.
dan sebelum anda menggambar perlu diketahui menyeting satuan dalam sketchup itu sangat penting.
oke
langsung saja untuk langkah -langkah nya bisa dilihat dari gambar yang sudah ada.
klik windows-model info,

kemudian klik Unit,

kemudian ganti satuan yang anda inginkan.
sebagai contoh: Format=Decimal-Centimeter/Precision= 0.00 cm
maka ukuran yang anda gunakan adalah centimeter.
mudah-mudahan bisa membantu para pembaca sekalian.

Bikin Obyek 3D Dengan Sandbox Google SketchUp

Bikin Obyek 3D Dengan Sandbox Google SketchUp

Bikin obyek 3D dengan sandbox Google SketchUpTool ‘Sandbox‘ (bak pasir) di Google SketchUp (‘GSUp’) meniru anak-anak bermain membuat bangunan dari pasir. Karena ‘GSUp’ sudah “gede”, pasir dipakai membuat obyek ‘3D’ kontur permukaan bumi!
Obyek yang dibuat dari pasir saja, tidak memiliki kepastian bentuk; dimensi panjang dan lebar tidak menentu sehingga sukar diukur. Hanya ketinggian yang bisa.

Sandbox di ‘GSUp’ dipakai membantu membuat kontur (lentur, contour) permukaan bumi berupa tonjolan ‘gunung’ atau kedalaman ‘lembah’. Cara kerjanya mirip [P] ‘Push/Pull’; tarik ke atas jadi ‘gunung’, dorong atau tekan ke bawah jadi ‘lembah’. Bisa ditentukan ketinggian atau kedalamannya.
Buka Google SketchUp (‘GSUp’) versi 8. “Orang” boleh dihapus.
‘Sandbox’ dapat ditemukan di 3 menu: (1) [Window] (untuk mengaktifkan) (2) [View] (untuk menampilkan) (3) [Draw] (untuk memulai).

Membuat kontur dari awal (‘scratch’)

‘Sandbox’: aktifkan — klik [Window] – [Preference] – [Extensions] – centang ‘Sandbox Tools’ – [OK]. Tutup ‘Google SKetchUp’ dan buka kembali
Sandbox Google SketchUp toolbar‘Sandbox’: tampilkan di toolbar — klik [View] – [Toolbar] – centang ‘Sandbox’. Muncul ya di ruang gambar kita.
Terbagi 2 kelompok; kiri untuk membuat kontur dan kanan untuk mengubah atau menyunting kontur.
Sandbox Google SketchUpMembuat bidang permukaan — klik ikon [From Scratch], buat kotak dengan [L] (‘Pensil’). Jadilah kotak bergaris (‘grid’) dengan rusuk berukuran 1 meter (default).
‘Ungroup’ kotak, klik kanan – ‘Explode’. Ada garis “lipat” untuk membantu pembentukan kontur. Semakin halus grid semakin mulus kontur. Untuk memperhalus ‘grid’, ada 2 cara: (1) klik ikon [Add Detail] (lama, tidak dianjurkan), (2) ukuran rusuk ‘grid’ ditentukan (ketik angka sebelum membuat bidang).
Membuat kontur dari awal (‘scratch’) — (1) klik di ‘grid’ lokasi yang ingin dibuat kontur gunung atau lembah, (2) klik [Smoove]. Tarik ke atas jadi ‘gunung’, tekan ke bawah jadi ‘lembah’.
Atur sendiri gunung dan lembah. Kalau perlu “dimensi”, bisa 2 cara: (1) ketikkan angka ketinggian (kedalaman) saat ‘push’/’pull’ (2) ubah jari-jari alas lingkaran misalnya ‘2m’ [Enter]. Lebih besar sekarang.
Perhalus kontur — klik [Window] – centang ‘Soft Edges’. Centang dua isian di kotak setting. Geser slider hingga garis-garis kontur hilang. Bagus, ya… langsung di’group’ dan ‘save.
Membuat kontur ‘sandbox’ selesai!
Cepat sekali. Betul, tinggal berimajinasi dikembangkan lebih lanjut untuk misalnya, membuat setting latar game atau film animasi? Kenapa tidak.
Ikon ‘sandbox’ kelompok kiri satunya lagi adalah membuat obyek ‘3D’ dari kontur ‘2D’. Kontur sudah tersedia seperti peta yang biasa digunakan militer, atau, dibuat jadi ada. Terakhir menarik karena gambar berasal dari foto satelit ‘Google Earth’! Nantikan posting berikutnya.

:D

Belum selesai… ada bonus menarik di halaman berikut (besok sudah, oke).

Mendesain Rumah Sederhana dengan Google SketchUp

Mendesain Rumah Sederhana dengan Google SketchUp  — arhsa posting tentang mendesain rumah sendiri dengan Google Sketchup yang saya buat beberapa bulan kebelakang, ternyata termasuk posting yang paling sering diakses oleh pengunjung. Silahkan kunjungi melalui Link ini Maka, saya posting lagi tentang membuat desain rumah dengan Google Sketchup. Tulisan kali ini berisi cara membuat rumah sederhana dengan Google SketchUp. Hanya dasar-dasar saja, tapi cukup mewakili, dari awal sampai jadi beberntuk rumah RSSSSSS (Rumah sungguh sangat sederhaha sekali -tapi bukan- sisi selokan). Konsep dasar yang bisa Anda praktekan langsung. Untuk membuat desain yang lebih kompleks, silahkan keluarkan kretivitas Anda. Tulisan ini hanya warming up saja. Pasting ini berisi sekitar 50 gambar. Jika Anda penasaran… lanjutkan! kunci dasarnya: buat bentuk, tarik dan dorong, beri warna dan efek, selesai. Mari kita mulai! 1Tampilan (interface) Google Sketchup. sangat sederhana dan minimalis. Tapi, kemampuannya bisa diandalkan, tergantung kreativitas Anda. 0bAlat-alat (tools) utama untuk membuat desain. 3Buat desain dasar sesuai selera Anda. Saya akan membuat desain rumah persegi panjang (memanjang dari depan ke belakang. Maka, saya membuat empat persegi panjang menggunakan Rectangle. Caranya mudah, clik Rectangle (disamping gambar pensil). Klik di pertemuan sudut didepan gambar wanita yang sedang berdiri, ratik ke belakang dan kesamping, nanti di bagian Measurements akan beruban menjadi Dimension (sebelah kanan bawah) akan ada ukuran sekian meter x sekian meter. Jika ukuran yang diinginkan sudah pas, silahkan berhenti dan klik. Anda akan mendapat satu bentuk persegi panjang berwarna abu-abu. Untuk mendapat bentuk bundar, silahkan gunakan Circle (gambar lingkaran). Untuk segi tiga dan sembarang, silahkan gunakan Line (gambar pensil). 4Untuk membuat bentuk 3D, silahkan klik icon Push/Pull (gambar kubus dengan panah merah keatas). klik dan tahan (drag and drop) kemudian tarik keatas. Pada kolom Measurements akan berubah menjadi Distance, silahkan berhenti pada ketinggian yang Anda inginkan. Saya berhenti pada tinggi 3.5 M, sesuai untuk tinggi rumah di pedesaan. Sampai disini, Anda sudah berhasil membuat satu bentuk gambar tiga dimensi (3D). Sangat mudah, bukan?! Hanya menarik satu kali saja. 6 Untuk membuktikan gambar 3D, silahkan klik icon Orbit (mirip logo telkomsel, disamping gambar tangan). silahkan klik area mana saja, tahan dan putar ke kiri, kanan, atas atau bawah. Anda bisa melihat semua sisi gambar 3D yang telah Anda buat. Icon/tool Orbit ini berguna untuk memutar gambar saat Anda ingin membuat perubahan/desain pada sisi lain. Contoh: saya akan membuat atap, maka sialhkan putar gambar seperti tadi, posisikan bagian atas menghadap ke arah kita (bisa kelihatan dengan jelas (lihat gambar dibawah!). Istilahnya: eye bird view (dilihat dari atas/sudut pandang burung). Lihat gambar dibawah! 8 Untuk membuat atap, klik Line (gambar pensil), arahkan pada bagian tengah di garis depan (akan muncul titik biru dengan tulisan Midpoint). Kik dan arahkan ke garis belakang, klik dibagian midpoint seperti pada garis depan. Anda akan memiliki satu garis tepat ditengah-tengah seperti gambar diatas. Kik icon Move (gambar anak panah bersilang berwarna merah, arahkan saja mouse Anda ke icon-icon nanti akan muncul namanya), tahan dan tarik keatas. Measurement akan berubah menjadi Length, silahkan berhenti pada ketinggian atap yang Anda inginkan. 10Ini hasilnya. Ternyata membuat atap sangat gampang. Hanya menarik satu kali saja. Yang harus Anda perhatikan adalah, saat menarik atap keatas usahakan agar tetap lurus simetris dan tidak miring. Tidak usah khawatir, Anda geser saja ke kiri ke kanan dan ketengah, saat muncul tulisan On Blue Axis, berarti atap anda tidak miring. 12Atap biasanya menjorok keluar. Silahkan tambahkan garis menggunakan Line. Saya buat garis horizontal (lurus kesamping) untuk atap dan garis vertikal (lurus keatas) untuk mendorong dinding agar agak ke belakang sebelah. 14Untuk membuat atap menjorok, klik dinding sebelah kiri, gunakan icon Push/Pull untuk mendorong didnding tersebut. Lakukan hal yang sama untuk membuat atap sebelah kanan (lihat gambar diatas!). 15 Sekarang, dorong dinding (kiri) sebelah depan biar agak menjorok kebelakang sekitar dua meter. 17 Dorong dinding (kanan) sebelah depan biar agak menjorok kebelakang sekitar satu meter. Apa gunanya? untuk membuat atap depan yang menjorok keluar. 19Buat garis bantu agar posisi atap yang akan menjorok memiliki ukuran simetris. Hapus garis bantu yang tidak digunakan dengan Eraser (icon dengan gambar penghapus). 21Dorong atap sebelah bawah menggunakan Push/Pull. Agar rata dengan didning depan, saat mendorong arahkan kursor mouse ke dinding bawah, nanti akan ada garis berwarna biru, silahkan lepaskan. 22Inilah hasilnya. Anda bisa menggunakan teknik berbeda. Ini hanya teori dasar saja. 23Tampak depan (front view). Silahkan putar menggunakan Orbit. 24Untuk membuat jendela dan pintu, silahkan buat pola garis sesuai keinginan Anda. gunakan Line atau Rectangle. atur ukurannya dengan melihat kolom Measurement. (front view) 25Tampak samping (side view). 26Untuk membuat efek, Anda bisa menggunakan icon Offset disamping icon Orbit. Klik icon offset kemudian klik pada bagian yang ingin ditambahi efek, disini saya klik salah satu jendela. tahan dan tarik keluar atau kedalam. Akan muncuk bentuk serupa didalam bentuk aslinya, silahkan geser-geser sampai pas lalu lepaskan. Lihat gambar diatas! Apa gunanya? 1. Anda biasa menarik bingkai keluar seperti kayu jendela/pintu yang menonjol. 2. Atau mendorong kaca jendela ke dalam. 3. Memberi warna atau material yang berbeda antara kusen kayu dengan kaca jendela, antara kusen pintu dengan daun pintu, antara kusen ventilasi dengan lubang ventilasi, dll. 27Katakanlah semuanya sudah jadi. 32Perhatikan! Kusen jendela ditarik sedikit keluar. Kaca jendela didorong sedikit kedalam. Pintu diberi bentuk-bentuk seperti persegi dan lingkaran, setelah itu sebagian ditarik dan sebagian didorong. Hasilnya cukup mirip dengan kusen asli. 41Untuk memberi warna atau material, cari di Menu Bar: klik Windows-Material. Akan tampil jendela diatas. Anda bisa memilih warna atau material. silahkan klik segitiga kecil berwarna hitam disamping tulisan Wood, akan muncul pilihan material. Wood; untuk kayu, Roof: untuk atap/genteng, Stoone: untuk lantai atau dinding batu, dst. 42Untuk memberi warna atau material, silahkan klik warna atau material yang diinginkan, kemudian klik bagian yang ingin diberi warna. seperti gambar diatas. 43Kaca jendela bisa diberi efek kaca transfaran. cari material Translucent, pilih salah satunya. Lihat! gambar kaca diatas sudah transfaran, sudut ruangan bagian dalam bisa terlihat dari luar. 44Silahkan warnai bagian lainya. Seperti gambar ini. 46 Atau yang sederhanatapi elegan seperti gambar ini. Untuk bagian samping dan belakang, jika ingin ditambahi jendela dan pintu, silahkan lakukan seperti cara tadi. Ini bukan cara satu-satunya, hanya cara dasar, Anda bisa menggunakan kreatifitas Anda sebebas mungkin. 48 Jika sudah selesai, bisa Anda simpan berupa file .JPG. Caranya: Klik File-Export-2D graphic. Beri nama dan tentukan tempat untuk menyimpannya. 50Desain RSSSSSS (Rumah Sungguh Sangat Sederhana Sekali -tapi bukan- Sisi Selokan) telah selesai. Gampang, bukan?! Silahkan berkreasi. Saya hanya memberi cara dan contoh sederhana. Jika Anda mau dan kreatif, Anda bisa membuat desain Stadion, Istana, Mesjid, komplek Pesantren, Gedung pnecakar langit, dan desain-desain kompleks lainnya. Dalam tutorial sederhana ini, belum ada cara membuat atap bundar seperti kubah mesjid (arch) atau atap setengah bunda seperti kanopi didepan rumah, atau rumah kaca untuk kebun bunga. belum ada Pilar, kolam (tub), dll. Silahkan berkreasi!
Google SketchUp 7 Keyboard Shortcuts By Aidan Chopra Part of the Google SketchUp 7 For Dummies Cheat Sheet Keyboard shortcuts will make working in Google SketchUp 7 quick and easy. The following table shows you some of SketchUp's most common commands and the keystroke(s) that will get you there sooner: Line L Eraser E Select Spacebar Move M Circle C Arc A Rectangle R Push/Pull P Offset F Rotate Q Scale S Zoom Extents Shift+Z Paint Bucket B